PROYEK: Vision Board Khansa si 7 Tahun
[Belajar tentang Visi, Perencanaan, Strategi, Pelaksanaan dan Evaluasi]
Idul Fitri kali ini keluarga kami belajar memaknainya dengan memulai menegaskan kembali mimpi, harapan dan aksi apa yang akan dilakukan menjalani setahun ke depan. Tahun ini kami sepakat pembuatan vision board dan evaluasi dilakukan di bulan Ramadhan setiap tahunnya, bukan di awal tahun masehi seperti sebelum-sebelumnya. Hasil dari perenungan, muhasabah bersama di Ramadhan kemarin, Khansa dan saya sepakat untuk meneruskan 'Mimpi' yang Khansa buat di awal tahun 2015 dengan beberapa revisi dan sedikit penambahan target.
Di awal tahun, Khansa sempat menuliskan secara singkat dengan bahasanya di selembar kertas dan white board 'Mimpi' sebagai berikut: Sholat tepat waktu, Wisuda Tahfidz (Juz 30), Raport nilai 100/ naik kelas, Liburan ke Pantai (Khansa ingin menelusuri banyak Pantai di Indonesia) dan ke Jepang (tujuan utama ber ice skating).
Hasil evaluasi di bulan Ramadhan kemarin MasyaAllah dan Alhamdulillah Khansa tepat janji untuk Sholat Tepat Waktu. Wisuda tahfidz tahun ini InsyaAllah Khansa akan ikut mengingat target hafalan sudah tercapai, dan bahkan di bulan Ramadhan kemarin berhasil menjadi Juara Pertama di lomba tingkat pemula yang diselenggarakan oleh Masjid tempat Khansa tahfidz.
Untuk target nilai raport sekolah; sebenarnya di sekolah Khansa ini ada beberapa raport selain raport angka, Alhamdulillah pencapaian raport Khansa luar biasa. Pada raport narasi, pencapaian kemampuan pemahaman nyaris sempurna. Raport Tahfidz 100 persen, Raport Angka dengan rata-rata 93, dan Khansa pun mencapai targetnya untuk naik ke kelas 2.
Tersisa poin Liburan ke Pantai dan ke Jepang yang sampai pertengahan tahun ini belum kami realisasi. Doa saya dan ayah Khansa agar kami semua diberi rezeki umur, kesehatan dan kelancaran untuk mewujudkannya. Namun begitu, aksi menabung masih Khansa lakukan dengan penuh komitmen untuk mimpinya tersebut.
Jika ditanya apa yang saya dan suami lakukan hingga pencapaian Khansa sedemikian rupa?, saya sendiri akan bingung menjawabnya. Saya hanya memintanya punya 'Mimpi', punya 'Tujuan'. Kemudian mengajaknya berdoa dan 'bercerita' tentang mimpi tersebut pada Allah yang Maha Berkehendak agar mimpi tersebut menjadi kehendak-Nya juga. Setelah itu barulah mengingatkannya 'action' untuk mencapai yang dia inginkan. Kalau mau sholat tepat waktu ya persiapkan diri ketika mendekati waktu sholat, kalau mau raport bagus ya serap apa yang diajarkan, bertanya jika belum mengerti. Jika ingin liburan dan traveling ya menabung. Dan dalam perjalanannya, saya justru belajar banyak dari Khansa, betapa ia berusaha keras menepati komitmen yang dia buat sendiri.
Jika ditanya apa yang saya dan suami lakukan hingga pencapaian Khansa sedemikian rupa?, saya sendiri akan bingung menjawabnya. Saya hanya memintanya punya 'Mimpi', punya 'Tujuan'. Kemudian mengajaknya berdoa dan 'bercerita' tentang mimpi tersebut pada Allah yang Maha Berkehendak agar mimpi tersebut menjadi kehendak-Nya juga. Setelah itu barulah mengingatkannya 'action' untuk mencapai yang dia inginkan. Kalau mau sholat tepat waktu ya persiapkan diri ketika mendekati waktu sholat, kalau mau raport bagus ya serap apa yang diajarkan, bertanya jika belum mengerti. Jika ingin liburan dan traveling ya menabung. Dan dalam perjalanannya, saya justru belajar banyak dari Khansa, betapa ia berusaha keras menepati komitmen yang dia buat sendiri.
Berikut revisi dan penambahan target 'Mimpi' Khansa hingga Ramadhan mendatang, InsyaAllah.
-RE [bunda Khansa]-


Tidak ada komentar:
Posting Komentar